Setahun Kepemimpinan Arinal-Nunik: Petani Berjaya, Apa Kabar?

Default Avatar

Anonymous

BANDARLAMPUNG

12 Juni 2020 13:30 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Dendi Supratman
Rilis ID
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Dendi Supratman

RILISID, BANDARLAMPUNG — Hari ini (12/6/2020), tepat setahun pasangan Arinal Djunaidi-Chusnunia menjabat sebagai pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung.

Dalam kampanye pada pilgub lalu, pasangan ini pernah menyampaikan janji-janjinya. Yang berisi 33 butir. Salah satunya adalah menyejahterakan petani. Dan menjanjikan petani berjaya.

Salah satu program yang dijanjikan kepada masyarakat Lampung untuk menyejahterakan petani adalah bernama Kartu Petani Berjaya (KPB).

Pada masa-masa awal terpilih, pasangan ini kembali menyakinkan masyarakat Lampung akan merealisasikan janji-janjinya tersebut.

Namun faktanya saat ini, KPB belum berdampak terhadap kesejahteraan petani.

Bahkan, Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung telah mengeluarkan rilis resmi di websitenya. Dalam rilisnya itu, BPS menyatakan, nilai tukar petani (NTP) merosot 1,6 persen di bulan Mei 2020.

Dikutip dari website BPS Lampung, NTP Provinsi Lampung Mei 2020 untuk masing-masing subsektor tercatat subsektor padi dan palawija (NTP-P) (93,37), hortikultura (NTP-H) (94,14), tanaman perkebunan rakyat (NTP-Pr) (86,47), peternakan (NTP-Pt) (98,29), perikanan tangkap (99,07), dan perikanan budidaya (100,26). Sedangkan NTP Provinsi Lampung tercatat sebesar 91,51 persen.

Pada Mei 2020, BPS Lampung dalam websitenya juga merilis beberapa komoditas mengalami penurunan harga, antara lain pada komoditas subsektor tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan perikanan tangkap, seperti, gabah, jagung, cabai rawit, cabai hijau, cabai merah, dan beberapa jenis sayuran dan tanaman obat, kopi, karet, kelapa sawit, dan beberapa jenis ikan tangkap.

Kenaikan hanya pada subsektor peternakan dan perikanan budidaya, seperti ternak besar, ternak kecil, unggas, dan telur itik/bebek, dan beberapa ikan budidaya.

Selain itu, selama Mei 2020, BPS Lampung juga menyatakan harga gabah kering panen (GKP) di petani turun 10,5 persen.

Menampilkan halaman 1 dari 3
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Wirahadikusumah
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya