Sekwan Curhat ke Bupati soal 15 Dewan Ngotot ke Jakarta

Juan Situmeang

Juan Situmeang

Mesuji

12 Juni 2020 18:39 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Bupati Mesuji Saply TH. Foto: Rilis Lampung
Rilis ID
Bupati Mesuji Saply TH. Foto: Rilis Lampung

RILISID, Mesuji — Sekretaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Mesuji, Ismail Tadjudin, curhat kelakuan anggota dewan setempat yang tetap ngotot pergi ke Jakarta yang notabene daerah zona merah di masa pandemi Covid-19 ini.

Ismail mengadu ke Bupati Mesuji, Saply TH dan Dandim 0426 Tuba, Letkol. Inf. Kohir pada acara Sosialisasi Operasi Pendisiplinan Peksanaan Protokol Kesehatan di Aula Kantor Bupati setempat, Rabu (10/06/2020) lalu.

Ia mengungkapkan dalam sesi Tanya jawab usai paparan Dandim terkait pendisiplinan warga dalam persiapan new normal yang diberlakukan di Kabupaten Mesuji.

Sekwan, Ismail Tadjudin, melaporkan ke bupati bahwa 15 anggota DPRD Mesuji yang menjadi Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Bupati tetap ngotot pergi ke Jakarta untuk konsultasi regulasi tentang pemilihan wakil bupati antar waktu. 

“Padahal sudah saya bilangin jangan berangkat. Masih tetap ngotot. Saya khawatir kalau masa pandemic ini bisa tertular covid-19,” ujarnya.

Oleh karena itu, kata Ismail, ia meminta penegasan surat dari gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Mesuji untuk mengijinkan 15 anggota DPRD itu pergi ke Jakarta.

“Saya minta surat resmi dari Gugus Tugas, biar saya tidak kesalahan,” ujarnya lagi.

Bupati Mesuji, Saply TH, sebagai Ketua Gugus Tugas, dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa ke 25 anggota DPRD itu diperbolehkan berangkat dengan mematuhi semua standar protocol kesehatan yang ditetapkan.

“Kalau memang tetap berangkat ke Jakarta, ya harus mengikuti Protokol Kesehatan. Mulai dari rapid tes, sampai karantina jika sudah kembali 14 hari. Anda (Sekwan) harus pastikan itu dilakukan,” ujarnya.

Dandim 0426 /Tuba, Letkol. Inf. Kohir dalam kesempatan itu, juga menegaskan jika sudah berangkat ke Jakarta, kembali dari tempat kunjungan atau konsultasi itu harus mengikuti protocol kesehatan yang sudah ditetapkan. “Harus itu, jangan sampai tidak dilakukan. Nanti kami akan rapatkan dengan ketua Gugus Tugas lagi khusus persoalan ini,” tutupnya.

Menampilkan halaman 1 dari 3
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya