Sekwan Curhat ke Bupati soal 15 Dewan Ngotot ke Jakarta
Juan Situmeang
Mesuji
Usai acara, Tajudin Ismail mengatakan ke awak media, jika dirinya sudah berkali-kali mengatakan ke anggota DPRD supaya jangan pergi ke Jakarta di situasi pandemic Covid-19 ini.
“Tapi itulah, mereka tetap ngotot berangkat. Jadi saya ini bingung. Takut kalau ada apa-apa nanti saya disalahkan. Makanya tadi saya laporkan ke bupati dan dandim. Itu kita sama-sama dengar kalau anggota dewan yang pergi wajib mentaati protocol kesehatan termasuk isolasi selama 14 hari usai pulang dari Jakarta,” terangnya.
Diketahui, 15 anggota DPRD Mesuji yang tergabung dalam Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Bupati Mesuji pergantian antar waktu, pergi ke Kementerian Dalam Negeri di Jakarta untuk konsultasi perihal tahapan pemilihan wakil bupati.
Sementara Ketua Panlih Wakil Bupati Mesuji, Jhon Tanara, mengatakan bahwa pihaknya sudah mengikuti semua protocol kesehatan dari awal proses berangkat ke Jakarta.
“Kita sudah rapid tes, semua kita lakukan protocol kesehatan,” katanya, Jumat (12/06/2020) via telpon.
Ia juga mengungkapkan untuk lebih menjaga kemungkinan tertular Covid-19, semua anggota Panlih berangkat ke Jakarta dengan perjalanan darat.
“Jadi lebih safety, kalau mau rapid lagi disini, ya kelamaan, kita masa mau nunggu hasil sampai beberapa hari,” katanya.
Akan tetapi, jika memang nanti semua panlih sekembalinya ke Mesuji harus isolasi mandiri juga siap dengan konsekwensinya.
“Kita siap saja. Kalau memang harus isolasi mandiri di Mesuji nanti. Demi kebaikan kita semua,” tutupnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
