Puncak La Nina, Tuba Masuk Daerah Rawan Bencana

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Tulangbawang

30 November 2020 22:08 WIB
Daerah | Rilis ID
Pengecekan pasukan, sarana dan prasarana sebagai kesiapan penanggulangan bencana alam. FOTO: HUMAS POLRES TUBA
Rilis ID
Pengecekan pasukan, sarana dan prasarana sebagai kesiapan penanggulangan bencana alam. FOTO: HUMAS POLRES TUBA

RILISID, Tulangbawang — Masyarakat di Kabupaten Tulangbawang (Tuba) harus berhati-hati menghadapi fenomena alam La Nina pada akhir tahun ini.

Sebab, akan terjadi peningkatan akumulasi curah hujan yang menyebabkan banjir, longsor, angin kencang, puting beliung, gempa bumi, dan tsunami.

Sementara, Tuba tergolong daerah rawan bencana. Menurut data yang ada, pernah terjadi bencana alam berupa banjir di Menggala dan angin puting beliung di Banjaragung dan sekitarnya.

Semua itu terungkap dalam gelaran apel pasukan siaga bencana alam dan pengamanan Natal serta tahun baru (Nataru) di lapangan Pemkab Tuba, Senin (30/11/2020) sekira pukul 09.21 WIB.

Kapolres Tuba AKBP Andy Siswantoro memimpin apel dilanjutkan membacakan amanat dari Bupati Tuba Winarti.

"Prediksi BMKG, puncak La Nina akan terjadi bersamaan puncak musim hujan di Desember 2020 dan Januari 2021," ujar Andy.

Berdasarkan data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung, pada November 2020, Tuba termasuk daerah zona kuning Covid-19.

Dengan apel gabungan ini diharapkan menjadi momentum kesiapsiagaan bersama. Tidak hanya menghadapi bencana alam namun juga Covid-19. (*)

Laporan: Albari

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya