Pelapor Dugaan Penyelewengan PKH Diintimidasi, Kadissos Balik Badan
Surmadi
Tulangbawang Barat
RILISID, Tulangbawang Barat — Masih soal dugaan penyelewengan dana Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Dayamurni, Tumijajar, Tulangbawang Barat (Tubaba).
Suranti, warga Dayamurni yang melaporkan dugaan itu ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Tubaba mengaku mendapat intimidasi.
Perbuatan itu dilakukan oknum warga, Ph. Dia menakut-nakuti Suranti dengan perkataan, ”Apa kamu tidak takut? Nanti kamu kalau dituntut sama dia orang kayak mana?".
”Suranti ketakutan, menangis, dan mengadu ke saya,” kata Udin, suami Rodiah yang juga mantan penerima PKH kepada rilisidlampung, Kamis (6/5/2021).
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Kadissos) Tubaba Somad, yang tadinya antusias untuk menyelidiki masalah ini malah balik badan.
Hal ini terungkap saat anggota komisi II DPRD Tubaba Sudirwan meneleponnya untuk berkoordinasi.
Kepada Sudirwan yang teleponnya di-loud speaker, Somad menyatakan dugaan rekayasan ini hoaks.
”Itu kan sudah sampai polisi Pak, tapi ini kebenarannya tidak jelas," kata Somad kepada Sudirwan.
Meski demikian, Sudirwan tetap kukuh untuk menuntaskan dugaan rekayasa tersebut.
Ia berencana memanggil pihak-pihak terkait setelah lebaran Idul Fitri. Yakni Dinas Sosial, pendamping PKH, dan mantan penerima PKH. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
