Masih 16 Bidang Proyek JTTS Lampung Belum Dibebaskan 

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

19 September 2018 19:35 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Anto RX
Rilis ID
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Anto RX

RILISID, Bandarlampung — Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni-Terbanggibesar dengan STA 0-140, sejauh ini masih menyisakan sebanyak 16 bidang lahan yang belum dibebaskan oleh Panitia Pembuat Komitmen (PPK).

16 bidang tersebut diantaranya berada di Seksi 3 Itera-Tegineneng STA 80-104 sebanyak 4 bidang yang belum selesai administrasinya, mengingat lahan itu milik desa yang bersengketa dengan penggarap di Desa Jatimulyo.

Selain itu sisanya berada di seksi 4 Pesawaran-Lampung Tengah STA 104-140, yaitu 12 bidang terdiri dari 9 bidang milik pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota, dan 3 bidang milik masyarakat yang tak diketahui pemiliknya, serta lainnya karena ruang sedikit suratnya sedang diagunkan di bank.

Secara keseluruhan proses pengadaaan tanah pembangunan tol Bakauheni-Terbanggibesar sudah mencapai sekitar 99 persen. Sedangkan progres pengerjaan konstruksi mencapai sekitar 90 persen.

Plt. Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung, Taufik Hidayat mengatakan, kondisi pengerjaan relatif sudah dibebaskan, kecuali beberapa lokasi yang masih dalam proses.

Pihaknya juga selalu memberikan dukungan agar kontraktor mempercepat pekerjaannya, seperti target pemerintah pusat bahwa akhir Desember 2018 tol Bakauheni-Terbanggibesar panjang 140 km sudah bisa dilalui.

"Ada jembatan penyeberangan yang masih harus diselesaikan di Waytipo Lampung Tengah, jembatan penyeberangan ini butuh penambahan lahan itu yang kita susulkan tetapi di laur dari kontruksi induknya, namun hal ini sangat penting termasuk juga kebutuhan rest area," kata Taufik, kepada rilislampung.id, Rabu (19/9/2018).

Dia mengatakan pembebasan lahan sudah sampai tahap eksekusi pada awal Agustus dan berjalan baik, walau sedikit memaksa dengan penghuni lahan.

Di samping itu, Taufik, menjelaskan pada tahap 2 Terbanggibesar-Pematang Panggang progresnya cukup baik, walau masih ada beberapa lahan yang diserahkan ke pengadilan untuk dilakukan mediasi.

Terpisah, Pimpinan Proyek luas I dan II pembangunan JTTS Bakauheni–Kotabaru, PT. Hutama Karya, Slamet Sudrajat 
menambahkan masih ada pekerjaan proyek paket 1 dan 2 JTTS Bakauheni-Terbanggibesar ditargetkan akhir bulan Oktober 2018.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya