Habib Rizieq Shihab Tak Jadi Ditemui Ma'ruf Amin, PSI: Dia Bukan Ulama Panutan
Zulhamdi Yahmin
Jakarta
RILISID, Jakarta — Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengapresiasi bakal calon wakil presiden Ma'ruf Amin yang batal menemui Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab di sela melaksanakan ibadah haji di Makkah, Arab Saundi.
Menurut Juru Bicara PSI, Guntur Romli, apa yang dilakukan Ma'ruf sudah tepat, karena Rizieq Shihab bukan lah ulama panutan bagi generasi muda.
"Bukan kami anti silaturahmi, tetapi bagi kami Rizieq Shihab bukan contoh ulama yang tepat bagi generasi milenial," katanya melalui siaran persnya kepada rilis.id, Selasa (28/8/2018).
Guntur menilai, selama Rizieq tak memberikan keteladatan yang baik bagi generasi muda di Indonesia.
Pasalnya, pria yang terkenal dengan panggilan Habib Rizieq itu kerap menunjukkan sikap yang kurang santun dan toleran.
"Karena kurang mengedepankan kesantunan, toleransi, keterbukaan dan menerima perbedaan, yang menjadi nilai-nilai yang penting bagi generasi milenial," ujarnya.
Dia menegaskan, Ma'ruf Amin dan sejumlah ulama lain sudah cukup menjadi contoh bagi generasi milenial dengan keluasan ilmu yang dimilikinya.
Apalagi, Ma'ruf dan sejumlah ulama lainnya itu memiliki kearifan dan kelapangan jiwa.
"Yang selama ini telah menyiarkan dakwah Islam yang ramah, sejuk dan rahmatan lil alamin," tegas dia.
Sebelumnya, Ma'ruf Amin berencana menemui Habib Rizieq di Makah saat melaksanakan ibadah haji.
Namun, pertemuan itu urung dilakukan hingga Ma'ruf kembali ke Indonesia.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
