Gatot Cium Tangan SBY, Ini Tanggapan PKB

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

3 Juni 2018 15:30 WIB
Nasional | Rilis ID
Gatot Nurmantyo, ILUSTRASI: RILIS.ID
Rilis ID
Gatot Nurmantyo, ILUSTRASI: RILIS.ID

RILISID, Jakarta — Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) TNI Gatot Nurmantyo menghadiri acara buka puasa bersama di rumah Mantan Menko Perekonomian dan juga bos CT Corp, Chairul Tanjung di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (2/5/2018) kemarin. Dalam acara tersebut, Gatot mencuri perhatian ketika terlihat mencium tangan Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Menanggapi itu, Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid menilai aksi cium tangan Gatot Nurmantyo kepada SBY mengandung muatan politis. Aksi cium tangan itu kemudian dikaitkan dengan rencana pencalonan Gatot sebagai Calon Presiden di Pemilu Serentak 2019.

Menurut Jazilul, cium tangan saja tidak cukup bagi Gatot untuk mendapatkan tiket maju di Pilpres 2019. Terpenting, kata dia, Gatot harus bisa meyakinkan pimpinan partai politik soal keseriusannya menjadi Capres.

"Kalau untuk tiket capres tidak cukup dengan hanya cium tangan," ujar Jazilul di Jakarta, Minggu (3/6/2018).

Meski begitu, Anggota Komisi III DPR ini memaklumi sikap Gatot. ia menyebut cium tangan menjadi tradisi dari pesantren.

"Kalau tentara tradisinya hormat, kalau cium tangan itu tradisinya pesantren," tukasnya.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya