Dirut PLN Diperiksa Lagi di KPK

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

7 Agustus 2018 12:55 WIB
Nasional | Rilis ID
Rilis ID

RILISID, Jakarta — Dirut PLN Diperiksa Lagi di KPK

Direktur Utama PLN Sofyan Basir mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia akan diperiksa dalam kasus suap PLTU Riau 1 yang melibatkan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Saragih.

Sofyan datang sekiranya pujul 10.10 WIH. Dia tak membantah bahwa dirinya akan diperiksa untuk tersangka pemilik Blackgold Natural Resources Limited Johannes B Kotjo.

"Iya (diperiksa untuk Kotjo)," katanya, Jakarta, Selasa (7/8/2018).

Sebelumnya Sofyan dijadwalkan diperiksa pada Selasa (31/7/2018). Namun ia tak penuhi pemanggilan penyidik KPK karena bentrok dengan tugas lainnya.

"Saksi Sofyan Basir tidak datang dalam rencana pemeriksaan hari ini. Tadi staff yang bersangkutan menyerahkan surat ke KPK, tidak bisa datang memenuhi panggilan penyidik karena hari ini menjalankan tugas lain," katanya Juru Bicara KPK Febri Diansyah kala itu.

Dalam perkara ini, Eni Maulani Saragih diduga menerima suap Rp 4,8 miliar dari pengusaha Johannes B Kotjo untuk mengatur Blackgold Natural Resources Limited masuk dalam konsorsium yang mengerjakan proyek PLTU Riau 1. Pasalnya, PT. PLN telah menunjuk anak usahanya yakni PT PJB untuk mengerjakan proyek PLTU Riau 1.  

‎KPK mencium ‎ada peran Eni Saragih dan Idrus Marham, serta Dirut PT PLN Sofyan Basir, sampai akhirnya Blackgold masuk konsorsium proyek ini. Hal ini diperkuat dengan keterangan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarief yang mengakui peran Idrus Marham dan Dirut PLN Sofyan Basir cukup sentral dalam kasus suap PLTU Riau 1 ini.

"Ya kalau dipanggil sebagai saksi dianggap yang bersangkutan mungkin mengetahui kasus tersebut," ujarnya di gedung KPK, Jakarta, Rabu (1/8/2018).

Kendati demikian, saat ditanya peran keduanya lebih jauh, Laode enggan membeberkannya. Sebab, hal itu sudah masuk ke ranah penyidikan. Namun begitu, ia tak membantah bahwa kedua orang itu ditelisik terkait pembicaraan proyek listrik 35000 megawatt yang pernah dilakukannya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Sukma Alam
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya