DPRD, Dissos, Kepolisian Ramai-Ramai Selidiki Transaksi Janggal di Rekening PKH
Surmadi
Tulangbawang Barat
RILISID, Tulangbawang Barat — Adanya transaksi mencurigakan di rekening penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Tulangbawang Barat tak hanya mengundang perhatian Dinas Sosial (Dissos) dan kepolisian.
Anggota komisi II DPRD Tulangbawang Barat (Tubaba), Sudirwan, ikut angkat bicara terkait persoalan di Kelurahan Dayamurni, Tumijajar, ini.
”Nanti akan kita panggil dinas terkait mengenai masalah ini,” janji Sudirwan, Kamis (29/4/2021).
Dia mengingatkan, penyalahgunaan PKH dapat berimplikasi pada masalah pidana (baca: Ups, Ada Transaksi Mencurigakan di Rekening Penerima PKH Tubaba yang Dibekukan).
”Jangan main-main ini program dari pemerintah pusat," tegas Sudirwan melalui telepon seluler.
Terpisah, Kadis Dinas Sosial (Dissos) Tubaba, Somad, menjelaskan pihaknya akan memanggil Rere dan Anisa yang mengetahui persoalan ini.
Rere dan Anisa adalah pendamping kecamatan PKH. Mereka juga yang mendampingi warga datang ke Bank Mandiri KCP Daya Asri untuk mencetak rekening koran.
Dari rekening koran periode 1 September 2020 sampai 20 April 2021, diduga terjadi transaksi mencurigakan di rekening milik Suranti warga RT 01 RW 02 Lingkungan 02 Tumijajar.
Tercatat, pada 14 November 2020 ada penarikan uang sebesar Rp135 ribu dari saldo semula Rp150 ribu. Padahal, saat itu buku tabungan dan ATM tak lagi berada di tangan Suranti.
Sementara itu, kepolisian Polsek Tumijajar telah meminta keterangan Ketua Lingkungan 05 Murni pada Rabu (28/4/2021).
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
