DKP Lampung Terima Bantuan 10 Alat Bantu Tangkap Ikan untuk Nelayan
Segan Simanjuntak
Bandarlampung
Sebab, nelayan acapkali mengalami kesulitan jaringan telekomunikasi saat mencari ikan di tengah laut.
“Dengan VMA ini sangat membantu. Tujuannya adalah peningkatan kesejahteraan nelayan, efesiensi BBM, hemat waktu,” terangnya.
Menurut Mirna, semua tower VMA sudah terpasang lampu panduan dan CCTV.
“Tower ini juga pernah merekam kejadian tsunami Banten beberapa waktu lalu,” katanya.
Direktur PT UCT Lee Yongwoo menambahkan manfaat lain Yukom VMA adalah untuk mengeksplor data dan informasi dari laut, sehingga mudah untuk mewujudkan tata kelola perikanan tangkap yang lebih baik.
“VMA bisa memantau kegiatan nelayan di perairan laut sampai dengan 27 mil. Nelayan juga langsung mendapat daerah potensi ikan,” katanya.
Yukom VMA dilengkapi fitur kirim pesan, SOS, navigasi laut, daerah potensi ikan, info cuaca, E-Logbook (sertifikat SDI), kompas, online tracking, lapor kedatangan dan keberangkatan kapal (SPB).
Sementara Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Labuhanmaringgai dan Syahbandar DKP Lampung Zainal Karoman mengatakan akan menyerahkan bantuan Yukom VMA kepada nelayan.
“Kita akan data dulu dengan melibatkan HNSI, sehingga bantuan alat ini tepat sasaran. Kita prioritaskan kapal besar, 20 gross ton (GT). Secepatnya kita lakukan pendataan,” tuturnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
