Curhat di Bawah Pohon, Asisten III Lampura Sebut Bupati dan Sekda Jarang ke Kantor
Isti Febri Wantika
Lampung Utara
RILISID, Lampung Utara — Beredar video Asisten III Bidang Administrasi Umum di Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Pemkab Lampura) Efrizal Arsyad, berdurasi 02.33 menit dalam sebuah platform aplikasi media sosial, yang mengkritisi kinerja Bupati dan Sekretaris Daerah (Sekda) Lampura.
Dalam video yang beredar sejak Selasa kemarin itu, Efrizal mengatakan, selama 36 tahun dirinya menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), kondisi pemerintahan saat ini adalah yang paling buruk.
Efrizal mengatakan itu dengan tolak ukur Bupati Lampura Budi Utomo yang jarang masuk kantor. Selain Bupati, Sekda Lampura, Lekok, juga disebut Efrizal jarang masuk kantor.
Meski tidak ada aturan khusus, namun menurut Efrizal sepatutnya seorang Bupati dan Sekda melaksanakan pekerjaannya di kantor, bukan di rumah dinas.
“Kantor itu bukan di rumah. Rumah itu tempat istirahat. Basing mereka mau tersinggung, faktanya memang begitu. Lihat saja, kantor ini gak ada orang," tukasnya yang saat video itu diambil, terlihat lokasinya berada di bawah pohon di lingkungan Pemda Lampura.
“Banyak pejabat gak sanggup ngomong, karena takut hilang jabatan. Karena jabatan diorang dapat beli," tambah Efrizal.
Efrizal Arsyad juga mengatakan, dalam waktu sekitar satu bulan, Sekda Lampura jarang terlihat di lingkungan Pemkab.
“Dia kan sebagai motor penggerak. Tapi lihat dia gak pernah ngantor selama sebulan ini. Ada apa? Jangan jadi Pejabat kalau penakut!” Tukasnya.
Sementara Sekda Lampura, Lekok, saat dihubungi melalui telepon, meskipun dalam keadaan aktif, namun tidak dijawab. Rilisid Lampung juga belum berhasil mendapatkan konfirmasi dari pesan WA, karena dalam posisi offline. Begitupula belum ada tanggapan resmi dari Bupati Lampura Budi Utomo. (*)
Lihat video menarik lainnya:
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
