Cuaca Buruk, Nelayan Lampung Selatan Enggan Melaut

Agus Pamintaher

Agus Pamintaher

LAMPUNG SELATAN

30 November 2020 11:53 WIB
Daerah | Rilis ID
Cuaca buruk menyebabkan nelayan pesisir Lamsel enggan melaut./FOTO ISTIMEWA
Rilis ID
Cuaca buruk menyebabkan nelayan pesisir Lamsel enggan melaut./FOTO ISTIMEWA

RILISID, LAMPUNG SELATAN — Angin kencang disertai hujan badai di kawasan pesisir Lampung Selatan (Lamsel) sejak sepekan terakhir membuat nelayan enggan melaut.

Seperti terpantau di Pusat Pelelangan Ikan (PPI) BOM, Kalianda, Minggu (29/11/2020). Sebagian besar nelayan memilih untuk tidak melaut dikarenakan kondisi cuaca yang sulit diprediksi.

”Jika sudah angin cukup kencang seperti ini di laut, kami kawatir kalau mau mencari ikan,” ujar Asep (40), nelayan setempat.

Asep yang telah puluhan tahun mengandalkan hidupnya di laut mengaku, memasuki akhir tahun memang kerap diwarnai angin kencang dan hujan. Apalagi ditengah laut, terkadang ada badai dan sulit memprediksi kondisi cuaca, terutama pada mala hari.

Senada disampaikan Dadang (35), yang juga nelayan Bom Kalianda. Sebagian nelayan yang tetap melaut memilih mencari ikan di sekitaran pulau-pulau kecil. Jika kondisi cuaca berubah ekstrim, mereka akan berlindung di pulau-pulau kecil.

”Kalau angin kencang dan ombak tinggi ini, tangkapan juga turun. Makanya banyak nelayan yang memilih tidak melaut,” kata Dadang.

Hal sama juga lakukan oleh nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muala Pilu Bakauheni. Banyak nelayan memilih tidak melaut karena kondisi cuaca yang terkadang sulit untuk diprediksi.

”Terlalu bersiko kalau tetap melaut dengan kondisi cuaca seperti ini. Apalagi untuk nelayan kapal kecil,” ujar Hasan (50), seorang nelayan di TPI Muara Pilu.(*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Wirahadikusumah
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya