Bakal Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Penghuni Rusunawa Lamsel Digusur
Ahmad Kurdy
Lampung Selatan
RILISID, Lampung Selatan — Rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) yang berada di Kelurahan Waylubuk, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan (Lamsel) bakal dijadikan ruang isolasi tambahan bagi pasien positif corona.
Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi sewaktu-waktu rumah sakit (RS) rujukan penanganan Covid-19 di Lamsel penuh alias tidak bisa lagi menampung pasien.
"Saat ini, RS yang menjadi rujukan isolasi Covid-19 masih bisa menampung. Dan apabila nanti sudah terlalu penuh, salah satu alternatif yaitu rusunawa," kata Pjs Bupati Lamsel Sulpakar usai memimpin rapat koordinasi bulanan di Aula Krakatau Pemkab setempat, Selasa (1/12/2020).
Disinggung mengenai warga yang menempati rusunawa tersebut, Sulpakar mengatakan bahwa kontraknya telah berakhir pada 30 November lalu. Ia memastikan tidak akan memperpanjang sewa tersebut.
"Desember ini semua kontraknya habis, jadi sudah bisa difungsikan buat ruang isolasi Covid-19 jika diperlukan," ujarnya.
Kebijakan Pemkab Lamsel tersebut menuai penolakan dari penghuni rusunawa yang berjumlah 30 kepala keluarga (KK).
Mereka keberatan jika harus pindah. Ini mengingat mereka baru dua bulan bermukim di rusunawa tersebut.
"(Ruang isolasi pasien Covid-19) masih ada tempat lain. Kenapa harus di sini (Rusunawa). Kenapa enggak di Wisma Atlet atau KTC. Kan setahu saya ada anggaran covid," kata salah seorang penghuni rusunawa yang menolak disebutkan identitasnya.
Jika nantinya rusunawa itu dijadikan tempat isolasi, ia mengatakan belum tentu masyarakat akan kembali untuk menempati rusunawa tersebut.
"Selain itu setelah covid, apa ada lagi masyarakat yang mau nunggu-nya. Pasti masyarakat enggak mau, karena masyarakat sudah takut," ujarnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
