Asisten III Sebut Pemerintahan Budi Utomo Buruk, Ini Tanggapan Sekkab
Isti Febri Wantika
Lampung Utara
RILISID, Lampung Utara — Asisten III Bidang Administrasi Umum Lampung Utara (Lampura) Efrizal Arsyad melontarkan pernyataan pedas terkait berbagai persoalan di pemkab setempat.
Mulai jarang ngantornya Bupati Budi Utomo dan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lekok sampai jual beli jabatan.
Kritikannya ini terekam dalam video ‘tiktok’ yang kemudian dibagikan di grup WhatsApp, Rabu (28/4/2021).
“Banyak pejabat nggak sanggup ngomong karena takut hilang jabatan. Karena jabatan dia orang dapat beli,” tegas Efrizal dalam video berdurasi 2 menit 33 detik itu.
Menaanggapinya, Lekok menerangkan Efrizal memang seorang pemikir dan garda terdepan dalam pembangunan daerah.
Meski Efrizal saat ini memasuki masa pensiun, Lekok tetap berharap Efrizal dapat terus menyumbangkan ide-ide cemerlang untuk kemajuan Lampura. Sebab, yang pensiun itu adalah fisiknya.
Lekok mengakui selama ini Efrizal merupakan sosok yang netral, independen, prospektif, dan bermartabat.
“Tolong, yang begini jangan dicerna sebagai suara vokal. Suara yang keras dan objektif dari beliau biasanya mencerahkan dan menyuarakan keadilan,” ujar Lekok.
Terkait jual beli jabatan, lanjut Lekok, adalah hal yang sangat mudah untuk membuktikannya.
“Cari indikasinya, jika ada, siapa yang menjual, dan siapa yang membeli. Lalu laporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH). Karena hal tersebut jelas merupakan perbuatan melawan hukum,” papar Lekok.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
