102 Desa di Lambar Belum Tersentuh Internet, Pemkab Lobi Komdigi Bangun 5 BTS
Arya Besari
Lampung barat
RILISID, Lampung barat — Pemerintah Kabupaten Lampung Barat (Pemkab Lambar) melobi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk mempercepat pembangunan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) di wilayah yang masih mengalami keterbatasan jaringan komunikasi dan internet.
Langkah ini dilakukan melalui audiensi resmi di Kantor Komdigi RI, Jakarta, Senin (13/10/2205), yang dipimpin langsung oleh Bupati Lambar, Parosil Mabsus.
Parosil mengatakan, upaya tersebut merupakan strategi pemerintah daerah untuk mempercepat pemerataan akses komunikasi dan informasi di desa-desa terpencil, yang hingga kini masih berada dalam kondisi blank spot.
“Masih banyak desa di Lampung Barat yang belum memiliki jaringan komunikasi maupun internet. Akibatnya, masyarakat kesulitan memasarkan produk, tidak mengetahui harga pasar komoditas, dan terhambat mengakses layanan publik digital,” kata Parosil.
Turut mendampingi bupati dalam audiensi tersebut, Kepala Dinas Kominfo Burlianto, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Maidar, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Yudha Setiawan, serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Andilya.
Rombongan Pemkab Lambar diterima oleh Staf Khusus Menteri Komdigi Bidang Komunikasi dan Politik Arnanto Nurprabowo, bersama jajaran pejabat teknis dari berbagai direktorat, termasuk perwakilan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kominfo.
Dalam kesempatan itu, Pemkab Lambar mengusulkan pembangunan lima menara BTS prioritas pada tahun anggaran 2026.
Lima titik yang diajukan meliputi Pekon Lombok (Lumbok Seminung), Pekon Kubu Perahu (Balik Bukit), Pekon Batu Api (Pagar Dewa), Pekon Tribudisukur (Kebun Tebu), dan Pekon Banding Agung (Suoh).
Wilayah-wilayah tersebut dinilai paling membutuhkan infrastruktur telekomunikasi karena kondisi geografisnya yang berbukit dan sulit dijangkau sinyal dari menara eksisting.
Dengan pembangunan BTS baru, jangkauan sinyal diharapkan dapat meluas hingga ke pekon sekitarnya.
Mendorong transformasi digital daerah
Lampung Barat lobi Komdigi RI agar desa-desa blank spot segera mendapat jaringan telekomunikasi.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
