Turnamen Golf Lampung 2025 Digelar Pekan Depan, Lebih dari 100 Peserta Sudah Daftar
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Pengurus Persatuan Golf Indonesia (PGI) Lampung siap menggelar Open Golf Tournament 2025 pada 14 September mendatang.
Ajang ini menjadi salah satu agenda penting untuk merawat sekaligus mengembangkan olahraga golf di Bumi Ruwa Jurai.
Sekretaris Umum PGI Lampung, Jares Mogni, mengatakan turnamen ini merupakan kelanjutan dari berbagai kegiatan sebelumnya, termasuk gathering bersama mitra golf Lampung.
“Turnamen ini tidak berdiri sendiri. Semua kegiatan PGI Lampung saling berkaitan dan dirancang untuk menjaga agar golf tetap menjadi cabang olahraga prestasi, dengan lahirnya atlet berbakat dan berprestasi secara berkesinambungan. Itulah program kerja yang digagas Ketua Umum PGI Lampung, Bang Mirzani Djausal,” jelas Jares, Rabu (10/9/2025).
Hingga saat ini, jumlah pendaftar sudah mencapai lebih dari 100 peserta, terdiri dari pegolf putra, putri, hingga kategori U-23.
“Tercatat ada 99 peserta putra dan 5 peserta putri. Dari jumlah itu, enam di antaranya adalah atlet U-23. Mereka yang muda inilah yang jadi fokus perhatian kami, meski peserta senior tetap mendapat porsi yang sama,” tambahnya.
Panitia membatasi jumlah peserta maksimal 125 orang karena keterbatasan waktu dan teknis pertandingan. “Jadi yang belum daftar, sebaiknya segera menghubungi panitia agar tidak kehabisan slot,” ujar Jares.
Turnamen ini akan memperebutkan Piala Pengprov PGI Lampung dengan berbagai kategori juara, di antaranya:
• Best Gross Overall
• Best Nett Overall
• Man Flight A (Juara 1, 2, 3)
• Man Flight B (Juara 1, 2, 3)
• Man Flight C (Juara 1, 2, 3)
• Ladies (Juara 1, 2, 3)
• Under 23 (Juara 1, 2, 3)
• Nearest to the Line
• Longest Drive
Dengan antusiasme peserta yang tinggi, PGI Lampung optimistis turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antarpegolf di Lampung. (*)
turnamen golf
golf Lampung
PGI Lampung
Open Golf Tournament 2025
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
