Fully Funded Pensiun ASN dan Risikonya

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

-

16 Februari 2026 07:53 WIB
Perspektif | Rilis ID
Oleh: DR Edarwan, SE, MSI Widya Iswara Ahli Utama BPSDM Provinsi Lampung.
Rilis ID
Oleh: DR Edarwan, SE, MSI Widya Iswara Ahli Utama BPSDM Provinsi Lampung.

Risiko keempat yang sering luput adalah biaya pengelolaan. Fee kecil yang berulang bisa menggerus hasil dalam jangka panjang. Publik jarang ribut soal ini, tetapi dampaknya bisa nyata pada besaran manfaat.

Pagar pengaman kebijakan

Pertama, transisi harus bertahap dan manusiawi. Perlu pemisahan kelompok peserta yang masuk skema baru, misalnya peserta baru atau cut off tertentu, agar tidak memukul semua orang sekaligus. BKN sejak lama menekankan pentingnya reform yang mempertimbangkan beban dan desain pelaksanaannya (BKN, 2017).

Kedua, perlindungan gaji bersih. Jika ada iuran tambahan, pemerintah perlu menyiapkan kompensasi yang adil, misalnya iuran progresif atau penyesuaian tunjangan untuk kelompok berpenghasilan lebih rendah. Reform yang membuat ASN merasa lebih berat hari ini akan sulit diterima, sebaik apa pun janji masa depannya.

Ketiga, investasi berbasis usia. Portofolio peserta muda dapat lebih dinamis, tetapi menjelang pensiun harus otomatis lebih konservatif. Tujuannya sederhana, agar menjelang purna tugas, dana tidak ikut terguncang oleh volatilitas pasar.

Keempat, tata kelola keras dan terbuka. Harus ada dewan pengawas yang independen, komite investasi, komite audit, serta laporan berkala yang mudah dibaca publik. Transparansi bukan hiasan, melainkan syarat utama legitimasi.

Kelima, jaring pengaman manfaat. Karena tujuan pensiun adalah menjaga martabat hidup, perlu mekanisme perlindungan minimum agar peserta tidak jatuh terlalu rendah akibat guncangan pasar atau perubahan asumsi jangka panjang.

Penutup

Fully funded bukan musuh, tetapi juga bukan jaminan otomatis. Ia bisa menjadi jalan keluar yang lebih berkelanjutan, atau menjadi sumber konflik sosial jika diterapkan tanpa pagar pengaman.

Kunci keberhasilan ada pada keterbukaan pemerintah menjelaskan untung rugi, ketegasan desain transisi, perlindungan gaji bersih, investasi yang berhati hati, serta tata kelola yang bersih dan bisa diaudit. Pensiun ASN bukan ruang eksperimen. Ia adalah hak yang harus dijaga dengan kebijakan yang adil dan transparan. (*)

Menampilkan halaman 3 dari 4

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

Fully Funded

Pensiun ASN

Risikonya

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya