Antara Liburan dan Bertahan Hidup

Yuda Haryono

Yuda Haryono

Pringsewu

21 Desember 2025 12:05 WIB
Perspektif | Rilis ID
Yuda Haryono jurnalis Rilis🆔
Rilis ID
Yuda Haryono jurnalis Rilis🆔

RILISID, Pringsewu — Libur sekolah akhirnya tiba dan bagi anak-anak ini adalah masa paling membahagiakan dengan waktu bermain tanpa batas, bangun lebih siang, dan hari-hari tanpa pekerjaan rumah (PR).

Namun di tengah keceriaan itu, selalu ada satu pertanyaan polos yang terlontar dengan mata berbinar â€śAyah, kita liburannya ke mana?”

Pertanyaan sederhana tetapi sering kali menusuk, bukan karena orang tua tak ingin membahagiakan anak-anaknya, melainkan karena hidup mengajarkan satu hal pahit dan kebahagiaan kadang harus dihitung, bukan hanya dirasakan.

Sebagai orang tua dengan tuntutan kebutuhan keluarga yang tinggi, setiap keputusan bukan perkara ringan.

Uang bukan sekedar soal jalan-jalan atau foto liburan, tapi tentang beras di dapur, listrik yang harus tetap menyala, uang sekolah, dan hari esok yang belum tentu lebih mudah dari hari ini.

Di kepala, sering terjadi pergulatan sunyi yakni liburan demi senyum anak, atau bertahan demi kelangsungan hidup keluarga.

Bukan berarti cinta diukur dari sejauh apa kaki melangkah saat liburan.
Terkadang cinta justru hadir dalam bentuk penahan diri untuk memilih yang paling penting, dan tidak memaksakan keadaan.

Karena ada hal-hal yang jauh lebih mendesak daripada sekedar berlibur.

Tak jarang, sebagian orang tua memaksakan liburan demi terlihat “wah” di mata tetangga.

Berutang ke sana-sini, menumpuk cicilan, lalu pulang membawa lelah dan pusing yang berkepanjangan. Liburan usai, beban justru bertambah.

Padahal, liburan tak harus selalu pergi ke mana-mana.

Kebersamaan, cerita sederhana, tawa di ruang tamu, dan kehangatan di rumah itulah liburan yang sering kali paling diingat anak-anak saat mereka dewasa.

Liburan jangan dipaksakan hanya untuk menyenangkan anak.

Sebab orang tua yang mampu bertahan hari ini, adalah hadiah terbesar bagi masa depan mereka... 

Jadi liburan kamu kemana...! 

"Kalo saya memilih di rumah saja berkumpul bersama keluarga melakukan aktivasi positif bersama anak anak menghindari hal hal yang beresiko di luar sana.  (*) 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Pringsewu

liburan sekolah telah tiba

bertahan hidup

demi kelangsungan hidup

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya