Kontraksi Ekonomi

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

7 Agustus 2020 16:00 WIB
Perspektif | Rilis ID
Oleh: Wirahadikusumah
Rilis ID
Oleh: Wirahadikusumah

”Pemerintah dan stakeholders harus bahu membahu. Kita belum tenggelam. Masih bisa bernafas. Posisi air masih di leher. Kita masih punya waktu untuk bangkit,” tegasnya.

Saya sepakat dengan Bang Asrian. Masih ada waktu tiga bulan lagi untuk bangkit.

Pemerintah harus segera bertindak. Jika tak ada uang, pinjam dengan masyarakat yang ekonominya masih super power itu. Yang kata Bang Asrian tadi itu.

Sebab, saya pun memandang, kondisi mereka itu masih ”kurus-kurus gajah”. Kendati kurus, tetap saja gajah!

Maksudnya, mereka masih punya uang banyak. Masih bisa memberi pinjaman. Kendati memang, usaha mereka juga sedang terdampak.

Pemerintah juga harus berorientasi kepada belanja yang berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat. Jangan malah memperbanyak perjalanan dinas. Atau kegiatan yang sifatnya sosialisasi.

Sebab, jika itu yang terjadi, pemerintah hanya memikirkan kepuasannya sendiri. Seperti sedang melakukan ”onani ekonomi”.

Lho, kok ada istilah seksual juga dalam ilmu ekonomi?(Wirahadikusumah)

Menampilkan halaman 6 dari 6
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya