Kontraksi Ekonomi
lampung@rilis.id
Lalu apa itu resesi ekonomi?
Resesi ekonomi adalah kemerosotan. Atau kondisi ketika pertumbuhan ekonomi riil bernilai negatif selama dua kuartal. Atau lebih dalam satu tahun.
Resesi dapat mengakibatkan penurunan secara simultan pada seluruh aktivitas ekonomi. Seperti lapangan kerja, investasi, dan keuntungan perusahaan.
Jika resesi ekonomi berlangsung lama, maka disebut depresi ekonomi. Yakni, penurunan drastis tingkat ekonomi. Atau disebut kebangkrutan ekonomi.
Kolumnis Sidney J. Harris membedakan istilahnya seperti ini: resesi adalah ketika tetanggamu kehilangan pekerjaan; depresi adalah ketika kamu yang kehilangan pekerjaan,".
Empat paragraf di atas, lagi-lagi saya dapatkan dari hasil bertanya di Google.
Usai”berselancar” ke Google, saya putuskan untuk kembali bertanya. Kepada pengamat ekonomi Lampung: Asrian H. Caya.
Bang Asrian- sapaan akrab saya terhadap Asrian H. Caya- memang sudah lama saya kenal. Pensiunan dosen Fakultas Ekonomi Universitas Lampung ini sering menjadi narasumber berita yang saya buat. Tentu yang berhubungan dengan perekonomian.
Pertanyaan yang saya ajukan sederhana saja: apa yang harus dilakukan pemerintah, perusahaan, dan masyarakat, dalam menghadapi kondisi perekonomian seperti saat ini?
Bang Asrian mengatakan, dalam kondisi saat ini, pemerintah memang harus berdiri di depan. Agar kita tidak terjerembab dalam jurang resesi.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
