Ironi Petani Lampung
lampung@rilis.id
Bandarlampung
Pertanian tidak boleh berhenti untuk memenuhi kebutuhan pangan seluruh masyarakat Indonesia.
Begitu juga dengan olah tanah, olah tanam, hingga masa panen. Karena masalah pangan adalah masalah yang sangat utama dan mempengaruhi hidup matinya suatu bangsa.
Mungkin, bagi masyarakat umum swasembada pangan berarti kemudahan dalam mengakses kebutuhan pangan. Akan tetapi bagi petani, maknanya lebih besar.
Swasembada pangan berarti petani dijadikan raja di negerinya sendiri. Jadi, bermain-main dengan swasembada pangan sama saja bermain-main dengan petani.
Jika ini mampu dilakukan, penulis yakin Pemerintah Provinsi Lampung mampu mewujudkan program Petani Berjaya secara riil dan tidak hanya slogan. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
