Covid-19 dan Pengawasan Pilkada

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

15 April 2020 06:01 WIB
Perspektif | Rilis ID
Yahnu Wiguno Sanyoto, S.I.P., M.I.P; Anggota Bawaslu Kota Bandarlampung
Rilis ID
Yahnu Wiguno Sanyoto, S.I.P., M.I.P; Anggota Bawaslu Kota Bandarlampung

Agenda Bawaslu selanjutnya yang bersinggungan dengan khalayak ramai adalah Launching Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) Daring.

SKPP Daring ini diadakan untuk menjawab kebutuhan keterbatasan waktu tatap muka sehingga dilakukan melalui jaringan teknologi infomasi dan komunikasi.

Penyampaian materinya pun diformat dalam bentuk teks dan audio visual. Materi diskusinya mencakup pengetahuan dan pemahaman tentang Pemilu dan Pilkada, dilakukan melalui aplikasi meeting online (misalnya : zoom meeting, google meeting, webex meeting, dan lain-lain). Diakhir pembelajarannya akan dilakukan evaluasi secara online (misalnya menggunakan aplikasi socrative). SKPP ini sebagai bukti bahwa Bawaslu tetap menunjukkan eksistensinya di tengah meluasnya penyebaran wabah Covid-19 untuk melahirkan kader – kader pengawasan partisipatif.

SKPP memiliki 2 (dua) tujuan yaitu jangka pendek dan jangka panjang. Dalam jangka pendek, SKPP bertujuan untuk membentuk pengawas partisipatif, sedangkan untuk jangka panjangnya, SKPP bertujuan untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam mengawal demokrasi bangsa.

Oleh karenanya, kader/alumni SKPP diharapkan menjadi pioneer di daerah masing-masing untuk dapat mendirikan lembaga pemantau di daerah dan bersinergi dengan Bawaslu di daerah.

 

HUT Bawaslu dan Lawan Corona
Goodwill Bawaslu dalam melawan Covid-19 dibuktikan secara serius dengan dikeluarkannya SE Nomor 0236/K.BAWASLU/PM.01.00/3/2020 Tentang Penundaan Bawaslu Expo dan Pelaksanaan Kegiatan HUT Bawaslu Ke-12 Tertanggal 16 Maret 2020, sehingga peringatan HUT Bawaslu Ke – 12 yang jatuh pada hari Kamis, 09 April 2020 diselenggarakan secara sederhana dengan pemotongan tumpeng dan “Doa Bersama” untuk kesuksesan Pengawasan Pilkada Serentak Tahun 2020 dan keselamatan Bangsa Indonesia dari infeksi Covid-19 yang dilaksanakan secara serentak di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten/Kota. Oleh karenanya, Bawaslu dalam memperingati usianya yang ke-12 mengangkat tema, “Bangun Solidaritas Kebangsaan Melawan Covid-19”.

Peringatan Hari Jadi Bawaslu Ke-12 dimulai dengan teleconference (Zoom Meeting) antara Bawaslu dengan Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Indonesia dan setelahnya diisi dengan kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan dan kemanusiaan mulai dari Bawaslu, Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota setempat sebagai bentuk perlawanan terhadap Covid-19, seperti : donor darah, penyerahan bantuan Alat Perlindungan Diri (APD), penyemprotan disinfektan, pembagian sembako, dan sebagainya.

Banyak harapan yang ditujukan kepada Bawaslu diusianya yang ke-12 ini. Setidaknya hal tersebut berkaitan dengan positioning Bawaslu sebagai lembaga pengawal tonggak demokrasi bangsa yang diperhitungkan oleh pemilih dan peserta Pemilu sehingga kedepan dengan komitmen dan kerja-kerja pengawasan (pencegahan, penindakan, dan penyelesaian sengketa) yang berkualitas, Bawaslu mampu menjaga setiap momentum Pemilu dan Pilkada agar terselenggara dengan jujur, adil, berintegritas, dan tetap bermakna.

 

Menampilkan halaman 5 dari 6

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya