Hadapi Mudik 2026, Ombudsman Cek Kesiapan Pelayanan Kesehatan di Bandar Lampung
Yudha Priyanda
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung mengecek kesiapan pelayanan kesehatan di Kota Bandar Lampung menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Pengecekan dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung di Kantor Dinas Kesehatan setempat pada Selasa (10/3/2026).
Kepala Keasistenan Pencegahan Maladministrasi Ombudsman Lampung, Dodik Hermanto, mengatakan dari hasil koordinasi tersebut diketahui pelayanan kesehatan kegawatdaruratan di puskesmas dan rumah sakit tetap beroperasi selama masa mudik Lebaran.
“Pelayanan kegawatdaruratan di puskesmas dan RSUD tetap buka selama masa mudik Lebaran. Selain itu, pelayanan kesehatan juga akan diberikan di sembilan posko mudik Lebaran,” kata Dodik saat dimintai keterangan, Kamis, (12/3/2026).
Ia menjelaskan, sembilan posko tersebut terdiri dari dua posko keamanan dan tujuh posko pelayanan kesehatan.
Setiap posko akan diisi tenaga medis seperti dokter, perawat, bidan, serta pengemudi ambulans dari puskesmas.
Agar layanan berjalan selama 24 jam, petugas di posko akan dibagi dalam dua shift, yakni shift pagi dan shift malam.
Posko-posko tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik strategis di Kota Bandar Lampung, di antaranya Sukamaju, Panjang, Kemiling, Hajimena, Ramayana, dan ITERA, serta beberapa jalur mobilitas masyarakat lainnya.
Menurut Dodik, kesiapan layanan kesehatan ini juga mengacu pada surat edaran Kementerian Kesehatan terkait pelayanan kesehatan selama mudik Lebaran 2026.
Selain itu, Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung telah berkoordinasi dengan 20 rumah sakit swasta dan rumah sakit umum, serta sejumlah puskesmas yang memiliki fasilitas Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk menyiapkan layanan kegawatdaruratan.
Bandar Lampung
Ombudsman
Mudik 2026
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
