Tak Henti Berkarya, Kakanwil Kemenag hingga 'Penyair Kelana' Sebut Isbedy Produktif
lampung@rilis.id
Bandarlampung
Heri mencontohkan produktivitas tersebut dari laman Facebook penyair berkhas topi dan berambut panjang itu.
Masih kata Heri, puisi-puisi itu sebagian belum diberi judul. Sebagian lain mungkin masih akan dimatangkan lagi pada kesempatan berikutnya sehingga betul-betul menjadi karya apik dan otentik saat dibukukan.
"Namun itu tidak mengurangi bukti produktivitas seorang Isbedy," ucapnya.
Dikatakannya, nama Isbedy sudah sejak lama berseliweran dalam belantara dunia kepenyairan di Tanah Air.
Belakangan bahkan mulai merambah ke dunia internasional setelah sukses menghelat Tegal Mas Island Poetry Festival 2020.
Menurutnya, provinsi ini amat beruntung memiliki penyair berjuluk Paus Sastra Lampung tersebut.
"Tidak hanya terus melahirkan karya berupa cerpen dan puisi, Isbedy dengan tangan dingin dan sentuhan khasnya, telah cukup banyak melahirkan penyair-penyair muda berbakat yang dibina dan asuh di Lamban Sastra Isbedy Stiawan ZS, tak urung saya sendiri,” ungkapnya.
"Saya merasa amat terbantu dengan dukungan dan bimbingan beliau dalam mematangkan karya-karya sastra yang saya hasilkan, khususnya puisi. Tiga buah buku antologi puisi tunggal yang telah saya terbitkan hingga saat ini, semua berhasil diluncurkan tak lain atas dorongan, dan kontribusi beliau," sambung Heri.
Isbedy juga, menurutnya, terus memotivasi dirinya untuk terus berkarya dan berkarya, secara langsung atau tidak.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
