Dipindah ke Dalam PKOR Wayhalim, Sebagian PKL Takut Dagangan Nggak Laku

Dwi Des Saputra

Dwi Des Saputra

Bandarlampung

4 Juli 2021 19:47 WIB
Humaniora | Rilis ID
PKL di luar kompleks PKOR Wayhalim. Foto: Dwi Des Saputra
Rilis ID
PKL di luar kompleks PKOR Wayhalim. Foto: Dwi Des Saputra

RILISID, Bandarlampung — Rencana penataan pedagang kaki lima (PKL) di luar kompleks Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) Sumpah Pemuda, Wayhalim menimbulkan pro-kontra. 

Hal ini lantaran ada beberapa pedagang enggan dipindah ke dalam kompleks olahraga tersebut.

Mereka khawatir ketika berjualan di dalam PKOR mesti beradaptasi dengan pelanggan baru. 

Salah satu pedagang yang tidak ingin pindah, Rani, mengungkapkan saat ini omzet turun karena pandemi.

Sebab itu, ia berpendapat pindah ke dalam PKOR justru akan membuat persaingan usaha semakin kejam. 

"Nanti sepi dagangnya, mending di sini saja sudah jelas pinggir jalan dan ramai yang lewat," ungkap pedagang Ceker Mercon ini, Minggu (4/7/2021). 

Pedagang lainnya, Saban, mengaku pernah mendapat surat edaran untuk pindah ke dalam PKOR. Namun, menurutnya itu hanyalah surat biasa dari seseorang dan bukan resmi dari pemerintah. 

Berbeda dengan Rani, pedagang gorengan asal Indramayu ini menyatakan siap dipindahkan ke dalam PKOR. (*) 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

PKL PKOR

PKOR Way Halim

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya