Setop Penularan Virus HIV pada Perempuan dan Anak
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Ikatan Perempuan Positif Indonesia (IPPI) Lampung menggandeng stakeholder untuk mencegah penularan virus HIV pada perempuan dan anak.
Ketua IPPI Lampung Ade Komariah mengatakan, ibu rumah tangga dan anak banyak tertular dari suaminya yang berisiko.
"Penularan yang tidak disadari oleh perempuan dari pasangannya juga berdampak pada janin dalam kandungannya," kata Ade Komariah, Rabu (7/11/2018).
Data yang terhimpun, penyebaran HIV pada ibu rumah tangga mencapai 1.200 pasien yang terperiksa di Rumah Sakit Abdul Moeloek. Sedangkan pada anak mencapai 60 orang. Angka tersebut justru lebih kecil sebarannya di kalangan populasi kunci.
Data terus bertambah setiap tahunnya. Dalam pencegahan dan penanganannya tidak bisa dilakukan oleh IPPI sendiri atau lembaga Orang dengan HIV (ODHA) atau bahkan dibebankan sepenuhnya pada pihak kesehatan saja.
"Karena itu, kami menggandeng dari berbagai lembaga lainnya untuk saling bersinergi mengurai permasalahan ini," imbuhnya.
Selain pihak kesehatan dan tenaga medis, dia juga mengajak lembaga masyarakat yang concern terhadap masalah perempuan dan anak. Seperti PUSPA Lampung, DAMAR, PKBI Lampung, Dinas PP-PA Provinsi Lampung, dan Dinas Pendidikan Kota Bandarlampung.
Dalam pertemuan tersebut, terungkap masing-masing pihak sebenarnya memiliki program yang beririsan, yang menyasar pada perempuan dan anak khususnya masalah hak kesehatan seksual reproduksi.
Karenanya, kegiatan pertemuan itu menyepakati untuk saling bersinergi dalam program pencegahan penyebaran HIV baru.
IPPI Nasional sebelumnya menggelar pelatihan fasilitator "Petualangan Arumi", sebuah buku petunjuk pencegahan penularan HIV pada Ibu dan Anak (PPIA) dan hak kesehatan seksual reproduksi (HKSR).
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
