Pintu Langit Sajikan Spot Foto Kubah Kaca Berlatar Belakang Hijaunya Pemandangan Alam
Andry Kurniawan
Bandarlampung
Menurut pemiliknya, Rudi Hartana, tempat itu awalnya dibangun bukan untuk umum.
“Awalnya hanya untuk tempat bersantai keluarga, tapi lama-lama ramai yang datang, akhirnya saya buka untuk umum,” ungkapnya.
Rudi pun mengatakan supaya pengunjung tetap mematuhi protokol kesehatan. Disana juga sudah disediakan tempat cuci tangan dan sabun.
Rudi tidak menentukan tarif masuk pengunjung. Namun di dekat lokasi spot foto, ada sebuah kotak untuk pengunjung jika ingin memberi uang aseikhlasnya.
“Iya, seikhlasnya saja. Ada juga disana tempat minuman dengan konsep kantin kejujuran. Jadi pengunjung yang mengambil air minum, langsung membayar sendiri di kotak yang sudah disediakan,” tambah Rudi.
Jika ingin kesana, disarankan jangan di akhir pekan. Karena pasti akan sangat ramai. Lahan parkir untuk kendaraan pun masih terbatas, sehingga pengunjung harus bergantian masuknya.
Rencananya Rudi akan memperluas dan menambah wahananya. Terlihat, sebuah kolam renang sudah mulai dibuat dan ada juga semacam kafe, dan penginapan. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
