Pernikahan Virtual Beda Negara, Mempelai Wanita di Lamtim dan Sang Pria di Taiwan
Andry Kurniawan
Lampung Timur
RILISID, Lampung Timur — Jarak bukanlah sebuah penghalang dua insan untuk melangsungkan pernikahan jarak jauh. Apalagi saat ini sudah banyak teknologi yang bisa digunakan untuk menyatukan dua hati yang terpisah antarnegara.
Peristiwa unik itulah yang terjadi di Desa Kibang, Kecamatan Metro Kibang, Lampung Timur, pada Selasa (30/3/2021) siang.
Shella Maulia Aulia (23), warga Desa Kibang itu akhirnya bisa mewujudkan mimpinya, menikah dengan Lin Shu Wei yang sudah berganti nama menjadi Mohammad Iqbal (27), pria pujaannya yang berada di Kota Taipei, Taiwan.
Pernikahan unik itu dilakukan jarak jauh secara virtual. Sebelum menikah, keduanya sudah menjalin hubungan selama dua tahun.
“Selama satu tahun saya pacaran dengan dia disana (Taiwan), lalu saya pulang ke Indonesia, dan setahun menjalin hubungan jarak jauh,” ungkap Shella tampak malu-malu sekaligus bersemu bahagia dalam balutan gaun pengantin warna putih.
Sambil sesekali mengusap air mata bahagianya, Shella juga mengatakan usai menikah ia akan kembali lagi ke Taiwan untuk menemui suaminya. Shella sebelumnya bekerja sebagai tenaga kerja wanita disana.
Meski dilakukan secara virtual, hal itu tidak mengurangi kekhidmatan prosesi akad nikah, yang di gelar di ruang perpustakaan SMAN 1 Metro Kibang tersebut.
Prosesi akad nikah berlangsung sederhana dengan hanya dihadiri orang terdekat mempelai wanita dan aparat desa setempat karena menerapkan protokol kesehatan.
“Peristiwa ini yang pertama terjadi di desa kami, dan menunjukkan bahwa jarak tidak menjadi masalah, pemerintah juga akan sangat membantu dengan prosesi secara virtual beda negara,” ungkap Winarno, Kepala Desa Kibang. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
