Bursa Ketua PWI Lampung, Murid Dahlan Iskan Bertekad Maju

Gueade

Gueade

Bandarlampung

24 April 2021 07:09 WIB
Humaniora | Rilis ID
Wirahadikusumah. ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/ Kalbi Rikardo
Rilis ID
Wirahadikusumah. ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/ Kalbi Rikardo

Ketiga, Wira menginginkan wartawan menjadi clearing house untuk menangkal hoaks yang menderas di era keterbukaan informasi seperti sekarang.

”Solusinya wartawan harus membuat informasi yang akurat. Nah, di sini PWI harus mampu memberi pemahaman pada anggotanya untuk menghasilkan produk jurnalistik yang baik,” bebernya.

Menurut dia, PWI harus menjadi contoh bagi organisasi profesi lainnya. Demikian juga anggotanya. Program kerja di daerah juga bersinergi dengan provinsi.

”Jangan sampai anggota PWI dikeluhkan masyarakat. PWI harus beda, menjunjung tinggi profesionalitas. Pedomannya PD/PRT (Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga) PWI yang menurut saya sangat mulia,” imbuhnya.

Untuk menampung keluhan prihal perilaku oknum wartawan nakal, PWI harus membuka saluran pengaduan. Masyarakat berhak melaporkan yang kemudian akan ditindaklanjuti dengan investigasi internal di PWI. Jika terbukti, status keanggotaan PWI-nya dicabut.

Keempat, majunya Wira lantaran dukungan dari sesama anggota PWI, maupun legislator dan akademisi. Banyak yang meneleponnya maupun menemuinya secara langsung. Sehingga klop, ada niat banyak juga yang men-support.

Perihal menang atau kalah, bagi Wira itu bukan yang utama. Sebab, dia memandang pemilihan ini bukan kompetisi. Siapa pun yang nanti terpilih sebenarnya sama saja. Semua pasti punya visi untuk memajukan PWI.

"Mereka yang maju orang baik semua. Pastinya, jangan sampai karena tidak mendukung saya, malah memutus silaturahmi. Lebih baik saya urungkan niat untuk maju sebagai Ketua PWI Lampung kalau seperti itu jadinya. Ini kan hanya memilih pemimpin dalam keluarga besar. Ketua juga esensinya adalah anggota. Tidak mungkin juga ketua itu bekerja sendirian," paparnya.

Karir Jurnalistik
Wira masuk PWI sejak 2009 dengan status anggota muda. Ia memulai karir dengan mengikuti Sekolah Jurnalistik Indonesia (SJI) PWI pertama kali di Lampung tahun 2011.

SJI ini memang dikhususkan untuk pendidikan anggota muda PWI selama dua hari. Pematerinya tokoh pers kaliber seperti Marah Sakti Siregar, Uni Lubis, dan Hendry ch Bangun.

Menampilkan halaman 2 dari 5

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya