AJI, LBH, dan Disnaker Sepakat! Dorong Berdirinya Serikat Pekerja Media
Muhaimin Abdullah
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, Sasmito Madrim mengingatkan pentingnya para jurnalis untuk berserikat.
Sebab, serikat pekerja akan memperjuangkan hak-hak jurnalis agar sejahtera.
"Berserikat itu menyenangkan," katanya dalam acara Diskusi Publik dan Pembukaan Posko Pengaduan Pekerja Media di Teman Kopi, Bandarlampung, Sabtu (25/2/2023).
Ia juga menuturkan saat ini jurnalis sudah bertambah semakin banyak. Namun, serikat yang ada tidak mengalami pertumbuhan.
"Jadi, serikat pekerja media itu semakin ke sini kian sedikit," ujarnya.
Selain itu, dia membeberkan saat ini rata-rata kontributor media tidak hanya bekerja untuk satu media.
Hal itu rentan bagi jurnalis. Sebab, akan melemahkan posisinya jika terjadi kasus kekerasan terhadap dirinya.
"Perusahaan media bisa saja cuci tangan dengan alasan jurnalis tersebut tidak bekerja di satu media saja," lanjutnya.
Sasmito menyampaikan, saat ini ada strategi yang tengah digodok AJI Indonesia untuk memperjuangkan kesejahteraan pekerja media, khususnya jurnalis di Lampung.
Pertama, mendorong teman-teman jurnalis yang berstatus sebagai pekerja tetap untuk mendirikan serikat pekerja media di perusahaan masing-masing.
Serikat Pekerja
AJI Indonesia
Serikat Jurnalis Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
