Profil Irjen Pol Rudi Setiawan, Putra Lampung yang Jabat Kapolda Jawa Barat
Tampan Fernando
Bandar Lampung
Irjen Rudi Setiawan merupakan Penerus Penyimbang Marga Legun Way Urang Yang Ke 10 yang bergelar Pangiran Sangun Ratu Ya Bandar (II).
Way Urang adalah nama sebuah kawasan, di pesisir Kabupaten Lampung Selatan, yang dihuni etnis Lampung Pesisir atau peminggir dengan adat Sai Batin.
Way Urang terdiri dari sekelompok kerabat yang berasal dari buay Wawang, atau mereka menyebut kelompok keturunan mereka sebagai buay Wawang. Buay adalah kelompok keturunan yang berkaitan dengan tetesan darah dari satu nenek moyang.
Ini adalah satuan unit terkecil dari sebuah kelompok etnik di Lampung, dimana masyarakat etnik Lampung hidup dalam kelompok-kelompok buay.
Masyarakat adat Sai Batin Kalianda mengenal sistem kebandakhan. Maka jadilah Way Urang sebagai kepaksian yang diangkat menjadi kebandakhan oleh Canggu, Tengkuju dan Maja, atas kesepakatan diantara kepaksian-kepaksian ini.
Sebagai bandakh maka kewajiban yang dipikul juga sangat berat demikian juga dengan hak-haknya juga sangatlah luas, yakni salah satunya adalah sebagai pemimpin yang memiliki kemampuan leadership dan mampu mengayomi paksi-paksi yang ada di bawahnya.
Sebagai sebuah bandakh, maka hanya Way Urang yang berhak melekatkan gelar pangeran, sedangkan ketiga paksi yang lainnya gelar tertingginya adalah dalom.
Diketahui bahwa Buay Wawang ini sampai saat diperkirakan sudah sampai kepada keturunan yang ke 10 yang menduduki tahta. Keturunan ke-10 ini adalah Rudi Setiawan. (*)
Irjen Pol Rudi Setiawan
Wakapolda Lampung
Kapolda Jabar
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
