Diduga Lakukan Penganiayaan dan Ancaman Membunuh, Anggota DPRD Tulang Bawang Dipolisikan

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandar Lampung

14 Januari 2026 15:22 WIB
Hukum | Rilis ID
Pengusaha di Lampung laporkan anggota DPRD Tulang Bawang terkait dugaan penganiayaan dan pemerasan. Foto: Ist.
Rilis ID
Pengusaha di Lampung laporkan anggota DPRD Tulang Bawang terkait dugaan penganiayaan dan pemerasan. Foto: Ist.

Dalam kejadian tersebut, Heru mengaku menerima ancaman pembunuhan.

“Dia bilang, ‘Gampang nyari lo itu, gampang bunuh lo itu. Dua puluh sampai tiga puluh juta bisa bunuh lo,’” tutur Heru menirukan ucapan terlapor.

Ancaman juga datang dari salah satu pria yang ikut bersama E.

“Dia bilang, ‘Saya potong kaki kamu di sini, saya tinggalin kaki kamu di sini,’” tambahnya.

Tak hanya ancaman verbal, Heru mengaku mengalami kekerasan fisik yang dibuktikan dengan hasil visum.

“Ada luka memar di leher dan luka di jidat sekitar tujuh sentimeter,” jelasnya.

Selain itu, Heru mengaku tidak diperbolehkan pulang hingga hampir tengah malam dan dipaksa menyerahkan sejumlah aset sebagai jaminan.

“Saya tidak dikasih pulang sampai hampir jam 12 malam. Mereka minta mobil, BPKB, STNK, dan sertifikat rumah,” katanya.

Nilai aset yang diminta disebut jauh melebihi nilai utang yang sebenarnya.

“Kalau estimasi, tanah sekitar Rp400 juta, mobil sekitar Rp60 juta. Padahal utang kurang lebih Rp180 juta. Itu pun belum pasti karena uangnya ditransfer bertahap dan saya sudah mencicil lebih dari Rp28 juta,” ungkap Heru.

Menampilkan halaman 2 dari 4

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

DPRD Tulang Bawang

kasus pemerasan

penganiayaan

Anggota Dewan dipolisikan

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya