Ternyata, Ribuan Liter Jamu Ilegal Dikirim ke Tiga Daerah Ini
Pandu Satria
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Dirresnarkoba Polda Lampung Kombes Aris Supriyono melalui Kasubdit III AKBP Gede Eka Yudharma membeberkan kronologis kasus ribuan liter jamu ilegal, Rabu (14/9/2022).
Pengungkapan kasus berawal dari kecurigaan tim terpadu di Pelabuhan Bakauheni, Jumat (2/9/2022).
Dua truk Hino dengan nomor polisi asal Sumatera Barat, mengangkut ribuan liter jamu dengan lima merek berbeda tanpa izin edar.
"Kendaraan ini kemudian dibawa ke Mapolda Lampung," papar Eka.
Tim Ditresnarkoba kemudian berkoordinasi dengan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Bandarlampung untuk mengecek jamu tersebut.
Dari pemeriksaan lewat aplikasi cekbpom.pom.go.id, diketahui jamu dimaksud tidak memiliki nomor registrasi dan izin edar.
Untuk mengetahui kandungannya, BBPOM lalu mengambil sampel jamu kemasan botol berukuran berbeda-beda tersebut untuk diuji laboratorium.
Sementara dari pemeriksaan terhadap sopir, jamu berasal dari Banyuwangi dan akan dikirim ke Kota Medan, Pekanbaru, dan Jambi.
Sopir mengaku hanya berperan sebagai pengangkut jamu lantaran truk kosong setelah mengantar barang ke Jawa.
Polda Lampung
jamu ilegal
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
