Gebuki Anak Kecil karena Kelapa, Kakek asal Pringsewu Diamankan Polisi

Pandu Satria

Pandu Satria

Pringsewu

22 Maret 2023 12:34 WIB
Hukum | Rilis ID
Video viral kakek aniaya bocah. Foto: Istimewa
Rilis ID
Video viral kakek aniaya bocah. Foto: Istimewa

RILISID, Pringsewu — Hanya karena buah kelapa, seorang kakek asal Gadingrejo, Pringsewu, tega menganiaya seorang bocah yang masih berusia 11 tahun, Selasa (21/3/2023).

Kekerasan fisik terhadap anak di bawah umur yang terjadi di dua tempat itu sempat diabadikan melalui kamera ponsel salah satu rekan korban dan viral di media sosial.

Dalam video kesatu itu, tampak seorang kakek terlihat memarahi seorang bocah laki-laki sambil beberapa kali memukulnya dengan sebatang pohon laos ke bagian tubuh korban.

Kemudian dalam video kedua, terlihat kakek yang sama masih terlihat memarahi bocah tersebut sambil sesekali menendang dan memukul korban.

Viralnya video tersebut kemudian mendapat perhatian pihak Polres Pringsewu.

Kasatreskrim Polres Pringsewu Iptu Feabo Adigo Mayora Pranata membenarkan terjadinya peristiwa penganiayaan tersebut.

Menurut Feabo kasus kekerasan fisik terhadap anak di bawah umur tersebut terjadi Jumat (17/3/2023) pukul 13.00 WIB di Pekon (Desa) Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo. 

Ia menyebut jika tersangka penganiayaan berinisial SY (68), warga Pekon Gadingrejo dan sudah diamankan personel Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pringsewu, Selasa (21/3/2023) sekira pukul 14.30 WIB.

Dalam proses pemeriksaan, tersangka tega menganiaya EP (11) lantaran korban telah mengambil dua butir kelapa muda miliknya tanpa izin.

Akibatnya, korban mengalami luka memar di bagian tubuh dan sudah menjalani pemeriksaan visum et repertum di rumah sakit.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

Penganiayaan

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya