Polisi Ringkus Kawanan Pelaku Curanmor Bersenpi, Kakinya 'Dihadiahi' Timah Panas
Tampan Fernando
Bandar Lampung
Hasil pemeriksaan, pelaku MR mengaku telah melakukan pencurian sebanyak lima kali di sejumlah wilayah di Bandar Lampung.
“Sasarannya motor matic. Dalam beraksi, mereka bisa hunting sampai empat kali berkeliling Bandar Lampung,” Kata Kombes Pol Alfret.
Uang hasil penjualan kendaraan curian dipergunakan untuk mengkonsumsi sabu dan bermain judi slot.
“Motor dijual dengan harga Rp4-5 juta, duitnya buat nyabu, nyelot,” kata MR.
Sementara DH mengakui bahwa senjata api rakitan jenis revolver adalah miliknya.
“Saya beli pistol itu di Lampung Timur seharga Rp850 ribu. Buat jaga-jaga aja,” kata DH.
Selain kedua pelaku, Polisi turut menyita 1 unit sepeda motor Honda Beat warna hitam, 1 pucuk senjata api rakitan jenis revolver, 6 butir amunisi kaliber 9 mm, 1 unit mobil Honda Brio warna hitam.
Kombes Pol Alfret mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi curanmor. Ia juga menegaskan bahwa jajarannya terus melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan pelaku dan mengejar dua DPO lainnya.
“Untuk DPO lainnya dan jaring masih kami lakukan pendalaman. Ini masih akan terus dikembangkan. Kami imbau masyarakat tingkatkan kewaspadaan,” Kata Alfret.(*)
curanmor
pelaku curanmor
spesialis curanmor
Polresta Bandar Lampung
Kombes Alfret Jacob Tilukay
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
