Wow! Jumlah UMKM di Lampung Naik 41 Ribu dalam Setahun!
Tampan Fernando
Bandarlampung
Sementara Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM, Ari Anindya Hartika mengatakan pendampingan dan pembinaan UMKM terus dilakukan di tiap daerah
Namun ia mengakui masih ada kendala yang dihadapi pelaku UMKM terutama yang skala mikro. Seperti perizinan, permodalan dan juga manajemen usaha.
“Kita terus melakukan peningkatan kapasitas SDM supaya mereka bisa bisa naik kelas. Tapi kebanyakan mereka itu kalau memang sangat-sangat mikro susah untuk dikembangkan,” kata dia.
Menurutnya, saat ini ada 22 kementerian dan lembaga di Indonesia yang melakukan pendampingan UMKM. Namun prosesnya masih berjalan sendiri-sendiri sehingga terjadi overlapping alias tumpang tindih.
Ari mengatakan perlu adanya sinergi yang lebih baik sehingga program pembinaan yang dijalankan tiap lembaga bisa lebih fokus dan mampu memajukan sektor UMKM.
“Program yang ada saat ini berjalan di masing-masing lembaga, jadi harus ada yang mengkoordinasikan agar setiap lembaga ini bisa fokus dan tidak lagi overlapping. Dan pelaku UMKM bisa mendapatkan pelatihan, pembinaan dan pembiayaan,” tandasnya. (*)
UMKM Lampung
usaha mikro
Zainal Abidin
pelaku usaha kecil
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
