Telur Ayam Ras Beri Andil Dominan Inflasi di Bandarlampung
Wirahadikusumah
BANDARLAMPUNG
RILISID, BANDARLAMPUNG — Kota Bandarlampung mengalami inflasi sebesar 0,09 persen pada November 2020. Terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan tersebut menjadi 105,65.
Informasi terkait inflasi ini diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung di laman web-nya lampung.bps.go.id. pada 1 Desember 2020.
BPS Lampung menerangkan, inflasi ini didukung adanya kenaikan indeks harga konsumen pada dua kelompok pengeluaran yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 106,57 dan kelompok transportasi sebesar 105,42.
Kelompok makanan, minuman dan tembakau; dan kelompok transportasi mengalami inflasi masing-masing sebesar 0,16 persen dan 0,46 persen.
Tiga kelompok mengalami deflasi yaitu kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar lainnya; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga; serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya. Sedangkan enam kelompok lainnya tidak mengalami perubahan indeks pada bulan November 2020.
Berdasarkan komoditas yang dominan memberikan andil dalam pembentukan inflasi bulan November 2020, tercatat bahwa telur ayam ras dan angkutan udara memberikan andil yang cukup besar terhadap inflasi umum masing-masing sebesar 0,06 persen dan 0,05 persen.
Dari sepuluh komoditas yang dominan menyumbang inflasi, terdapat delapan komoditas merupakan kelompok makanan, minuman dan tembakau; dan dua komoditas lainnya adalah sumbangan dari kelompok transportasi.(*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
