Rayakan HUT Terakhir, PTPN VII Akan Bergabung ke Subholding Supporting.co

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

20 Maret 2023 21:00 WIB
Bisnis | Rilis ID
Direktur PTPN VII Ryanto Wisnuardhy saat sambutan. Foto: Segan PS
Rilis ID
Direktur PTPN VII Ryanto Wisnuardhy saat sambutan. Foto: Segan PS

RILISID, Bandarlampung — Direktur PTPN VII Ryanto Wisnuardhy mengumumkan perusahaan yang dipimpinnya akan tergabung dalam Subholding Supporting.co.

"Ini adalah perayaan ulang tahun (HUT) terakhir PTPN 7. PTPN 7 tinggal menjadi kenangan karena akan tergabung dalam Supporting.co," katanya saat acara puncak HUT ke-27 PTPN VII melalui virtual dari Surabaya, Senin (20/3/2023) malam.

Menurut Ryanto, PTPN VII akan menopang perusahaan perkebunan lainnya.

"Kelapa sawit akan di KSO (Kerja Sama Operasi) kan. Yang di Lampung manajemen KSO kelapa sawit dan karet," ujarnya.

Sementara komoditas teh dan tebu akan tergabung di regional Bandung, Jawa Barat. Termasuk optimalisasi aset.

"Tentunya transformasi ini menjadi suatu keharusan untuk menjaga sustainbility dan bisnis grup. Transformasi yang dilakukan tidak akan mengurangi hak-hak karyawan," ungkap Ryanto.

Dia menegaskan bahwa penyederhaan holding ini akan menjadi tantangan baru bagi seluruh karyawan PTPN VII.

"Paling tidak kita akan bersaing dengan delapan PTPN lainnya. Karyawan eks PTPN VII harus menjadi agen perubahan dan stimulator bagi subholding," pungkasnya.

Diketahui, penyederhanaan holding PT Perkebunan Nusantara (PTPN) merupakan kebijakan Menteri BUMN Erick Thohir. Skenarionya, PTPN yang semula memiliki satu holding yakni PTPN III dan 14 subholding, nantinya hanya menjadi tiga subholding.

Ketiga subholding dimaksud adalah Palm Corporation atau Palm.co yang mengurusi kelapa sawit. Kemudian Sugar.co yang khusus menangani gula atau tebu.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

HUT Terakhir

PTPN VII

Subholding Supporting.co

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya