Petani Banjarnegara Siap Jaga Stok Cabai Jabodetabek
Anonymous
Dus, Banjarnegara pada APBN 2017-2018 mendapatkan bantuan pengembangan cabai seluas 245 hektare. Rinciannya, untuk benih, mulsa, pupuk anorganik dan pupuk kandang, serta alat mesin pertanian (alsintan) berupa kultivator, pompa air, dan kendaraan pascapanen.
"Banjarnegara terus didorong, agar bisa meningkatkan perannya sebagai pemasok aneka cabai dengan cara memperkuat kelembagaan champion yang sudah dibentuk dan mengawal pertanaman di lapangan melalui penerapan manajemen tanam secara konsisten," urainya pada kesempatan sama.
Alhasil, Banjarnegara menjadi penyangga utama untuk aneka cabai di Sumatera, Jabodetabek, serta Jateng, seperti Magelang, Temanggung, Batang, Wonosobo, Brebes, Rembang, Sragen, Boyolali, dan Purbalingga. "Sekitar 75 persen untuk pemenuhan kebutuhan Jateng dan pasokan Jabodetabek serta sebagian ke wilayah Sumatera," ucap Agung.
Sedangkan Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Banjarnegara, Singgih Haryono, mengungkapkan, bantuan pemerintah sangat bermanfaat bagi petani, karena mendongkrak kesejahteraannya. "Ini tentunya menjadi trigger dan stimulan untuk lebih memacu petani semangat menambah LTT," tutupnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
