Petani Banjarnegara Siap Jaga Stok Cabai Jabodetabek
Anonymous
RILISID, — RILIS.ID, Banjarnegara— Petani Banjarnegara, Jawa Tengah, siap menjaga ketersediaan aneka cabai di?? Jateng serta Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) pada Desember 2017. Sebab, saban hari panen, meski di musim hujan.
"Champion Banjarnegara bersama kelompok binaan siap menjaga pasokan di wilayah Jawa tengah dan Jabodetabek," ujar Abdul Wahid, petani unggulan (champion) dan binaan Ditjen Hortikultura Kementan saat panen di Desa Pucung Bedug, Kecamatan Purwonegoro, Banjarnegara, Kamis (28/12/2017).
Menurut Ketua Kelompok Tani (Poktan) Ngudi Rejeki ini, setidaknya tiap hari cabai besar dan keriting di wilayahnya dipanen dengan luas lahan 1.500 hektare dan produktivitas delapan ton per hektare. Adapun harga di tingkat petani Rp18 ribu-Rp20 ribu per kilogram.
"Kami berharap ada jaminan harga dari pemerintah. Sehingga, petani tetap bersemangat untuk menambah luas tambah tanam (LTT) di lapangan," pintanya.
Pernyataan senada dilontarkan Ketua Poktan Setia Tani, Desa Wiramasta, Kecamatan Bawang, Banjarnegara, Teguh. Petani champion lainnya ini mengatakan, pihaknya siap memasok cabai rawit ke Jabodetabek, karena juga sedang panen.
Cabai dipetik dari lahan seluas 1.000 hektare dengan produktivitas 6-6,5 ton per hektare. Sedangkan harganya, cabai rawit hijau Rp8.000 per kilogram dan Rp26 ribu per kilogram cabai rawit merah.
Sementara, Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Penting Ditjen PDN Kemendagri, Ninuk Rahayu Ningrum, berharap, upaya petani binaan Ditjen Hortikultura tersebut berdampak positif. "Pasokan dan harga menjelang tahun baru 2018 aman dan stabil," katanya sela kunjungan di dua lokasi itu.
Dia pun mengapresiasi usaha petani cabai binaan Ditjen Hortikultura ini. Soalnya, mendorong animo petani, khususnya kelompok di bawah koordinasinya serta membentuk skala kawasan.
Di sisi lain, Kasubdit Aneka Cabai dan Sayuran Buah Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat Ditjen Hortikultura, Agung Sunusi, menerangkan, pihaknya menjadikan Banjarnegara sebagai sentra utama cabai. Karenanya, diprioritaskan pengembangan kawasan cabai nasional.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
