Minyak Goreng Naik karena CPO Melonjak, Cabai lantaran Distribusi Terganggu

Sulaiman

Sulaiman

Bandarlampung

22 November 2021 16:12 WIB
Bisnis | Rilis ID
Pedagang cabai di Pasar Pasir Gintung. Foto: Sulaiman
Rilis ID
Pedagang cabai di Pasar Pasir Gintung. Foto: Sulaiman

RILISID, Bandarlampung — Harga beberapa komoditi bahan pokok seperti minyak goreng dan cabai masih tinggi. 

Untuk 1 liter minyak goreng Rp17 ribu dari sebelumnya Rp15 ribu.Sementara yang ukuran 2 liter Rp36 ribu dari tadinya kisaran Rp27-29 ribu.

Sementara harga cabai merah semula Rp30 ribu per kilogram (kg) menjadi Rp33 ribu per kg. Untuk cabai merah keriting dari Rp24 ribu/kg menjadi Rp34 ribu/kg.

Cabai merah besar dari Rp23 ribu/kg menjadi Rp30 ribu/kg. Sementara, cabai rawit hijau dari Rp30 ribu/kg menjadi Rp33 ribu/kg

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bandarlampung, I Kadek Sumarta, mengatakan kenaikan minyak goreng karena melonjaknya harga CPO (crude palm oil) atau minyak kelapa sawit.

Bahkan harga CPO diprediksi terus melonjak seiring peningkatan permintaan global. Pada 2021, harga patokan CPO telah menembus Rp1.250 per metrik ton dan diproyeksikan bakal lebih tinggi pada 2022.

"Itu bukan hanya di Indonesia, tapi seluruh dunia. Akhirnya memengaruhi harga jual minyak goreng," ungkapnya, Senin (22/11/2021).

Sementara, untuk kenaikan harga cabai karena distribusinya agak terganggu. Bandarlampung sendiri termasuk daerah pengimpor cabai dari Pringsewu, Lampung Timur, Lampung Tengah sampai Jawa.

"Jadi hanya masalah distribusi, mudah-mudahan secepat mungkin harga cabai normal," ujarnya.

Kadek juga mengatakan, beberapa bulan kemarin harga cabai jauh lebih rendah dari harga pasar. Karenanya kenaikan saat ini menjadi berkah tersendiri untuk petani.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

Cabai

Minyak Goreng

Harga

Tinggi

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya