Melemah 11 Poin Pagi Ini, Rupiah Jadi Rp13.875 

Elvi R

Elvi R

jAKARTA

27 April 2018 11:15 WIB
Bisnis | Rilis ID
Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma
Rilis ID
Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILISID, jAKARTA — Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank pada Jumat pagi (27/4/2018) bergerak melemah sebesar 11 poin menjadi Rp13.886 dibanding posisi sebelumnya Rp13.875 per dolar AS.

"Pergerakan dolar AS kembali mengalami apresiasi terhadap rupiah di tengah masih maraknya sentimen peluang kenaikan suku bunga The Fed," kata Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta.

Dia mengatakan, ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed itu telah meningkatkan imbal hasil obligasi Amerika Serikat yang akhirnya memicu permintaan dolar AS meningkat. Imbal hasil obligasi Amerika Serikat telah melewati batas psikologis pasar di level 3 persen.

Di sisi lain, lanjut dia, permintaan terhadap dolar AS yang meningkat juga disebabkan oleh melebarnya selisih imbal hasil obligasi AS dan obligasi di sejumlah negara, terutama negara berkembang sehingga membuat mata uang negara berkembang cenderung melemah.

Sementara itu, dia mengatakan, upaya pemerintah untuk menenangkan pasar dengan mengatakan pelemahan dolar AS harus bisa dimanfaatkan oleh ekonomi Indonesia. Sementara itu, upaya Kementerian Perindustrian terhadap prioritas pengembangan sejumlah industri tertentu untuk menarik investasi diharapkan dapat menjaga fluktuasi rupiah untuk tidak melemah lebih dalam.

Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan, kemungkinan sentimen pasar keuangan membaik seiring dengan pernyataan Bank Indonesia yang akan menjaga nilai tukar rupiah.

"Kemungkinan rupiah menuju kisaran antara Rp13.860 hingga Rp13.890 per dolar AS dengan tetap ada penjagaan Bank Indonesia," katanya.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya