Mahasiswa Unila Kembangkan Agrowisata, Target Pendapatan Rp50 Juta
Dora Afrohah
Bandarlampung
"Mahasiswa mendapat pengalaman empiris di dunia nyata dibandingkan teori di kampus. Dapat uang tambahan juga sertifikat PKL (Praktik Kerja Lapangan) yang ditandatangani rektor Unila," paparnya, Jumat (23/4/2021).
Kamis (22/4/2021), panen perdana telah dilakukan oleh Wakil Rektor II Unila Asep Sukohar.
"Agrowisata ini sudah dibuka untuk umum setiap hari. Karena bulan puasa, dari jam 2 siang sampai 6 sore. Pengunjung dapat memetik sendiri dan nanti akan ditimbang," tambahnya
Menurut Endi, produksi tahun ini lebih banyak dibanding tahun lalu. Tetapi untuk tiket lebih banyak di tahun lalu karena pada 2020 buka dari jam 8 pagi sampai 6 sore.
Endi juga menjelaskan bahwa Agrowisata Unila ditargetkan 1,5 bulan bisa dua kali panen. Hal ini bisa dilakukan karena dibuat klaster. Sementara menunggu yang sudah siap panen, ada bibit yang baru ditanam.
Endi juga menjelaskan target pendapatan dari agrowisata ini minimal Rp50 juta dengan pembagian 75 persen untuk mitra dan 25 persen untuk Unila.
"Kita ingin membuktikan di lahan yang seperti ini bisa menghasilkan tanaman yang menarik dilihat, dikunjungi dan dinikmati sebagai agrowisata," tutupnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
