Lambar Intensif dalam Penanganan dan Pencegahan Wabah Covid-19
Ari Gunawan
Lampung Barat
Asumsinya, dengan jumlah penduduk sebanyak 265 ribu jiwa, bantuan 200 ribu masker diyakini mampu mencukupi kebutuhan masyarakat di Kabupaten berjuluk negeri di atas awan tersebut.
Masker kain itu diberikan kepada perwakilan aparatur Pekon (Desa) melalui ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten dan organisasi kemasyarakatan seperti Palang Merah Indonesia (PMI), Karang Taruna Indonesia (KTI) untuk selanjutnya diberikan kepada masyarakat.
Pembuatannya pun memberdayakan penjahit lokal di Lambar dengan menggunakan dana desa sehingga bagi masyarakat yang ingin mendapatkan masker ketika itu bisa langsung menghubungi Peratin (Kepala Desa) di masing-masing wilayah maupun kelurahan tempat warga tinggal.
Pembagian masker tersebut menjadi tanggung jawab pemerintah kepada rakyat guna mencegah penyebaran virus asal negeri tirai bambu itu sehingga tidak ada lagi alasan bagi masyarakat untuk tidak menggunakan masker dengan alasan tidak punya.
Langkah itu merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19. Dengan demikian masyarakat diimbau, agar mentaati apa yang sudah disampaikan pemerintah dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 di Lambar.
Tidak hanya sampai di situ, selang beberapa bulan kemudian Parosil kembali menginstruksikan Satuan Tugas (Satgas) penanganan dan pencegahan Covid-19 melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk memberikan masker gratis juga kepada pelajar.
Jika sebelumnya jenis masker kain, kali ini siswa dan siswi SD/MI dan SMP/MTs dibagikan masker jenis scuba dengan total penerima 47.720 siswa maupun siswi. Sasarannya SD 29.762, MI 4.734, SMP 10.524, dan MTs sebanyak 3.060 yang tersebar di 323 sekolah di Lambar.
Selain pembagian masker, Pemkab Lambar juga memberikan bantuan berupa sembako gratis bagi masyarakat yang terdampak Covid-19 di 15 kecamatan, baik yang bersumber dana desa, bantuan pusat dan anggaran yang bersumber dari APBD.
Selanjutnya dengan adanya program vaksinasi Covid-19 dari pemerintah pusat, Pemkab gerak cepat melakukan vaksinasi Covid-19 yang diawali unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pada tanggal 1 Februari 2021 lalu dan kemudian disusul para tenaga kesehatan serta masyarakat umum.
Lambar sendiri diberi target oleh pemerintah pusat sebanyak 220 ribu capaian vaksinasi Covid-19. Dengan adanya imbauan pemerintah kepada masyarakat terkait ajakan melakukan vaksinasi Covid-19, antusias masyarakat sangat tinggi terhadap vaksinasi Covid-19 yang sebelumnya banyak masyarakat ketakutan akan kehalalan dan dampak dari vaksin tersebut. Namun berkat kerjasama semua pihak akhirnya masyarakat sadar betapa pentingnya vaksin bagi tubuh.
Penanganan pencegahan Covid-19
Vaksinasi
Pemkab Lambar
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
