Inpago, Inovasi Balitbangtan untuk Lahan Kering

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

14 Juni 2018 15:49 WIB
Bisnis | Rilis ID
Tanaman padi menggunakan benih Inpago 9, 12 Mei 2018. FOTO: Humas Balitbangtan
Rilis ID
Tanaman padi menggunakan benih Inpago 9, 12 Mei 2018. FOTO: Humas Balitbangtan

Sedangkan Kepala Balai Besar Litbang Sumber Daya Lahan Pertanian, Dedi Nursyamsi, menerangkan, potensi lahan kering untuk pengembangan padi gogo cukup besar. Dari luasan 80 juta hektare lahan kering, yang sesuai sekitar 24,7 juta hektare. Perinciannya, lahan kering masam 21 juta hektare dan lahan kering iklim kering 3,7 juta hektare.

Apabila ekstensifikasi Inpago ke lahan kering sekitar satu juta hektare, produktivitas 4 ton per hektare, dan indeks pertanaman 150, tiap tahun ada tambahan produksi padi yang signifikan. "Sekitar enam juta ton GKG (gabah kering giling)," tutup Dedi.

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya