Harga Minyak Goreng dan Cabai di Bandarlampung Meroket
Sulaiman
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan harga menjelang akhir tahun. Salah satunya, minyak goreng.
Ibu Parno, pedagang sembako di Pasar Pasir Gintung, Bandarlampung menjelaskan, sejumlah sembako belakangan memang bergerak naik. Namun yang paling tinggi minyak goreng.
"Untuk satu liternya Rp17 ribu, sebelumnya Rp15 ribu. Sementara ukuran 2 liter Rp36 ribu dari tadinya kisaran Rp27-29 ribu," ungkapnya.
Selain minyak, cabai merah juga naik lumayan tinggi. Hal tersebut disampaikan pedagang cabai, Satiyem.
Wanita yang telah berdagang selama 24 tahun ini mengatakan harga cabai merah semula Rp30 ribu per kg, kini Rp33 ribu per kg.
Cabai merah keriting dari Rp24 ribu per kg menjadi Rp34 ribu per kg. Sementara, cabai merah besar dari Rp23 ribu per kg menjadi Rp30 ribu per kg.
Untuk cabai rawit hijau dari Rp30 ribu per kg menjadi Rp33 ribu per kg.
"Harga sayur, baik naik atau turun, pasti sangat tinggi. Berbeda dengan bahan sembako lain, kalau naik atau turun hanya sedikit," ungkap dia.
Di sisi lain, Satiyem menerangkan sejumlah barang kebutuhan pokok turun harga. Seperti bawang merah, misalnya, dari Rp26 ribu menjadi Rp20 ribu per kg.
Minyak Goreng
Cabai
Mahal
Bandarlampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
