Harga Komoditas Pertanian Unggulan Mesuji yakni Singkong dan Karet Naik, Sawit Turun
Juan Santoso Situmeang
Mesuji
RILISID, Mesuji — Salah satu dari tiga komoditas pertanian terbesar di Kabupaten Mesuji yakni tandan buah segar (TBS) sawit mengalami penurunan.
Sedangkan dua komoditas lainnya yakni getah karet dan singkong harganya stabil bahkan mengalami kenaikan dalam satu pekan terakhir.
Di tingkat petani harga sawit yang satu pekan lalu diharga Rp2000/kg, saat ini harganya turun Rp100/kg menjadi Rp1900/kg.
Hal itu diungkapkan Santo (43), salah satu petani sawit di Desa Simpangpematang, Minggu (29/10/2023).
Ia menyebutkan TBS sawit miliknya dijual ke lapak yang biasa menjadi langganannya. Dari informasi lapak harga TBS turun.
“Ya, saya sih terima saja informasi dari lapak, karena kalau mau jual sendiri ke pabrik justru habis di ongkos. Soalnya kan cuma punya satu hektare,” ujarnya.
Santo mengaku heran terkait turunnya harga TBS sawit tersebut. Karena, menurut dia, dalam musim kemarau panjang kali ini justru produktivitas kebun sawit menurun yang artinya buah sedikit. Tapi justru harga turun.
“Biasanya, kalau TBS sedikit, harga bisa naik. Ini malah terbalik, sudah buah sedikit, harga turun,” katanya.
Ditambahkan Andi, juga petani sawit setempat yang memiliki lahan 1 ha, mengatakan sebelumnya sawit menjadi primadona karena Maret-April 2022 sempat menyentuh harga Rp4000/kg.
Namun sejak waktu itu, TBS kembali turun bertahap hingga kini harga di petani tinggal Rp1900/kg.
komoditas
mesuji
singkong
karet
sawit
pertanian
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
