Harga Gabah Petani Lampung Naik 4,5 Persen, Tertinggi Rp7 Ribu
Tampan Fernando
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Harga gabah di tingkat petani kualitas Gabah Kering Panan (GKP) naik sebesar 4,50 di bulan Oktober 2023.
Kenaikan rata-rata harga GKP itu dari Rp6.376,92 per kg menjadi Rp. 6.663,97 per kg.
Sementara harga gabah di tingkat penggilingan naik sebesar 4,54 persen dari Rp6.488,46 per kg menjadi Rp6.783,09 per kg.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung, Atas Parlindungan Lubis mengatakan selama Oktober 2023, BPS menggelar survei harga produsen gabah di 55 observasi.
Yaitu untuk kualitas GKG sebanyak 21 observasi (38,18 persen) dan kualitas GKP sebanyak 34 observasi (61,82 persen).
“Harga gabah di tingkat petani kualitas GKP pada bulan Oktober berada pada harga Rp6.663,97 per kg. Harga tertinggi mencapai Rp6.900,00 per kg pada gabah kualitas GKP dengan Varietas Ciherang dan IR-64 yang terdapat di Kecamatan Penengahan, Lamsel,” kata Atas Parlindungan, Rabu (1/11/2023).
Sedangkan harga gabah terendah mencapai Rp6.200,00 per kg pada gabah kualitas GKP dengan Varietas Inpari 32 terdapat di Labuhan Maringgai, Lampung Timur.
Di tingkat penggilingan, harga gabah tertinggi Rp7.000,00 per kg pada gabah kualitas GKP dengan Varietas Ciherang dan IR-64 yang terdapat di Penengahan, Lampung Selatan.
“Sedangkan harga gabah terendah kelompok kualitas GKP yaitu Rp6.375,00 per kg dengan Varietas Inpari 32 terdapat di Labuhan Maringgai, Lampung Timur. Harga tersebut di atas HPP yaitu Rp. 5.100,00 per kg,” jelas Atas Parlindungan.
Sementara untuk kualitas padi, Rata-rata komponen mutu hasil panen gabah kelompok kualitas GKP hasilnya kurang baik, yang dilihat dari Kadar Air (KA) dan Kadar Hampa (KH).
harga gabah
panen padi
gabah Lampung
BPS Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
