Gandeng 8 Lembaga Pendidikan, Novotel Lampung Komitmen Tingkatkan Kualitas SDM Pariwisata-Perhotelan
lampung@rilis.id
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung
— Novotel Lampung terus menunjukkan komitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor pariwisata.
Untuk mewujudkan hal itu, Novotel bekerja sama dengan 8 lembaga pendidikan pada Rabu (28/2/2024). Di antaranya SMKN 1 Abung Selatan, SMKN 1 Metro, SMK Yadika Pagelaran.
Kemudian SMK Nur El Ikhsan, SMKN 1 Bandar Lampung, Star International School, Voyager International School, dan IBI Darmajaya.
General Manager Hotel Novotel Lampung Tomy Yovan Andriansyah mengatakan kerja sama merupakan bentuk tanggung jawab Novotel terhadap kemajuan SDM di sektor pariwisata.
Selain itu, kata Tomy, pihaknya dan 8 lembaga pendidikan sepakat mempersiapkan anak didik untuk siap menghadapi dunia kerja.
"Sebagai salah satu pelaku industri perhotelan, Novotel mempunyai tanggung jawab moral untuk turut serta berperan dalam memberikan kesempatan untuk para pelajar mendapatkan pengalaman praktik kerja nyata," ujar Tomy dalam keterangan resminya, Kamis (29/2/2024).
Ia menegaskan Novotel bersama sekolah perhotelan-pariwisata mendukung upaya pemerintah untuk menciptakan lulusan yang siap bekerja, terutama di sektor perhotelan.
"Kerja sama ini akan memberikan berbagai manfaat positif bagi kedua belah pihak dan berpotensi meningkatkan pendidikan kejuruan di Lampung," ungkap Tomy.
Tomy menambahkan Novotel sebagai hotel terbesar di Lampung di bawah naungan salah satu Chain-branded hotels "Accor" merupakan wadah yang tepat bagi pembentukan karakter anak didik.
"Kami menjadi wadah yang tepat bagi siswa-siswi dalam proses pembetukan karakter pekerja keras. Di Era Gen Z yang merupakan generasi dengan teknologi yang semakin berkembang, semua serba mudah ini menjadikan karakter resilience mulai memudar. Bersama Novotel mereka semakin mudah untuk upgrade karir di industri perhotelan," pungkasnya. (*)
Novotel Lampung
lembaga pendidikan
SDM Pariwisata
Perhotelan
sumber daya manusia
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
